Get Adobe Flash player
My Profile
Link Terkait
Adsense Indonesia
Download Template poeji v 2.0
Sudah 151x di download

Jika anda ingin mendownload template CMS LOKOMEDIA V. 2.0 ini klik link di bawah ini :
Download Template v 2.0

Semoga bermanfaat ^_^
Salam Poeji
Download Template poeji v 1.0
Sudah 602x di download

Jika anda ingin mendownload template CMS LOKOMEDIA ini klik link di bawah ini :
Download Template

Semoga bermanfaat ^_^
Salam Poeji
Pencarian

Polling

Statistik User
030271
Pengunjung hari ini : 13
Total pengunjung : 8824
Hits hari ini : 41
Pengunjung Online : 6
Banner
Shoutbox


Nama :
Website :
Pesan :

Kata Mutiara
"Berhati-hatilah dalam berkata. Lidah memang tak bertulang, tapi dia mampu mematahkan hati seseorang"
Komentar Terkini
Random Galery
Diposting oleh : Administrator Kategori: Unik - Dibaca: 151 kali
Bookmark and Share

Yang namanya ulang tahun hampir dipastikan selalu ada kue ulang tahun. Tradisi meniup lilin juga selalu ada saat kue ulang tahun dihadirkan. Sebenarnya apakah kamu tahu asal muasal kue ulang tahun dan tiup lilin? Berikut sejarah singkatnya.

Asal muasal kue ulang tahun
Dimulai saat jaman Romawi kuno, saat kue dibuat dengan bentuk bulat dari bahan-bahan tepung, kacang, ragi, dan diberi pemanis dari madu. Kue ini disajikan saat momen-momen khusus, seperti ulang tahun misalnya. Di masa awal-awal Eropa, kata kue dan roti secara visual dapat ditukar-tukar, yang membedakan hanyalah kue lebih manis sementara roti tidak.

Pada abad 17, bentuk kue kurang lebih sama dengan bentuk yang ada sekarang lengkap dengan bagian-bagiannya seperti layer atau dekorasi. Tapi di masa itu kue ulang tahun tersedia hanya bagi orang kaya saja. Kue ulang tahun akhirnya menjadi merakyat karena adanya revolusi industri, saat bahan-bahan dan peralatan semakin mudah didapat.

Kapan tradisi tiup lilin ulang tahun dimulai?
Walaupun asal muasal dari ritual meniup lilin ulang tahun tidak diketahui, sejarah mencatat tradisi ini dimulai dari Kinderfest (Kinder di dalam bahasa Jerman berarti anak-anak), sebuah perayaan ulang tahun bagi anak-anak pada abad 18.

Disebutkan pula, tradisi saat itu menempatkan lilin-lilin yang melambangkan usia. Selain itu ada yang menambahkan beberapa lilin untuk mengindikasikan “umur di masa datang”. Di masa sekarang, lilin dimaksudkan untuk mengucapkan permohonan sebelum meniup lilin.

Diyakini bahwa meniup semua lilin dalam satu napas berarti keinginan akan terkabul dan orang tersebut akan memperoleh nasib yang baik di tahun mendatang.

Semoga bermanfaat ^_^


Salam poeji,
http://daftarjualbeli.com | http://poeji.ciganjur.com






Agus
02 Februari 2012 - 19:42:18 WIB

Nice info gan :D
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)