Get Adobe Flash player
My Profile
Link Terkait
Adsense Indonesia
Download Template poeji v 2.0
Sudah 151x di download

Jika anda ingin mendownload template CMS LOKOMEDIA V. 2.0 ini klik link di bawah ini :
Download Template v 2.0

Semoga bermanfaat ^_^
Salam Poeji
Download Template poeji v 1.0
Sudah 602x di download

Jika anda ingin mendownload template CMS LOKOMEDIA ini klik link di bawah ini :
Download Template

Semoga bermanfaat ^_^
Salam Poeji
Pencarian

Polling

Statistik User
030289
Pengunjung hari ini : 14
Total pengunjung : 8825
Hits hari ini : 59
Pengunjung Online : 5
Banner
Shoutbox


Nama :
Website :
Pesan :

Kata Mutiara
"Emosi tidak akan membimbingmu pada suatu pemikiran atau tindakan positif. Oleh sebab itu tenangkan dirimu"
Komentar Terkini
Diposting oleh : Administrator Kategori: Islam - Dibaca: 310 kali
Bookmark and Share

Suatu ketika seorang Habaib dari Hadramaut ingin menunaikan ibadah haji dan berziaroh ke kakeknya Rasulullah SAW. Beliau berangkat dengan diiringi rombongan yang melepas kepergiannya. Seorang Sulton di Hadramaut, kerabat Habib tersebut, menitipkan Al Qur'an buatan tangan yang terkenal keindahannya di jazirah arab pada saat itu untuk disampaikan kepada raja Saudi.

Sesampai di Saudi, Habib tersebut disambut hangat karena statusnya sebagai tamu negara. Setelah berhaji, beliau ziarah ke makam Rasulullah. Karena tak kuasa menahan kerinduannya kepada Rasulullah, beliau memeluk turbah Rasulullah. Beberapa pejabat negara yang melihat hal tersebut mengingkari hal tersebut dan berusaha mencegahnya sambil berkata, "Ini bid'ah dan dapat membawa kita kepada syirik." Dengan penuh adab, Habib tersebut menurut dan tak membantah satu kata pun.

Beberapa hari kemudian, Habib tersebut diundang ke jamuan makan malam raja Saudi. Pada kesempatan itu beliau menyerahkan titipan hadiah Al Quran dari Sulton Hadramaut. Saking girang dan dipenuhi rasa bangga, Raja Saudi mencium Al Qur'an tersebut!
Berkatalah sang Habib, "Jangan kau cium Qur'an tersebut... Itu dapat membawa kita kepada syirik!" Sang raja menjawab, "Bukanlah Al Qur'an ini yang kucium, akan tetapi aku menciumnya karena ini adalah KALAMULLAH!"
Habib berkata, "Begitu pula aku, ketika aku mencium turbah Rasulullah, sesungguhnya Rasululullah-lah yang kucium! Sebagaimana seorang sahabat (Ukasyah) ketika menciumi punggung Rasulullah, tak lain adalah karena rasa cinta beliau kepada Rasulullah. Apakah itu syirik?!"

Tercengang sang raja tak mampu menjawab.

Kemudian Habib tersebut membaca suatu syiir yang berbunyi,
Marortu 'alad diyaari diyaaro lailah
Uqobbilu dzal jidaari wa dzal jidaaro
Fa ma hubbud diyaar, syaghofna qolbi
Wa lakin hubbu man sakanad diyaro

Kulalui depan rumah laila (sang kekasih)
Kuciumi dinding2 rumahnya
Tidaklah kulakukan itu karena cintaku kepada rumahnya,
Namun karena cintaku kepada si penghuni rumah



SEMOGA ARTIKEL INI BERMA'ANFAAT 


Semoga bermanfaat ^_^


Salam poeji,
http://daftarjualbeli.com | http://poeji.ciganjur.com






zain
28 Oktober 2011 - 08:58:47 WIB

يا نبي سلام عليك
يا رسول سلام عليك
يا حبيب سلام عليك
صلوات الله عليك

<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)