Rabu, 11 Januari 2012 - 09:59:02 WIB | di baca 52x
Jakarta - Night photography bisa menghasilkan
foto yang menawan. Dengan settingan yang tepat, foto yang memiliki
background gelap dan lampu jalan atau lampu gedung akan menjadi karya
yang menggugah hati.
Apapun obyeknya, membidik di malam hari
memang membutuhkan kemampuan dan teknis yang cukup. Pun juga jika Anda
ingin mengabadikan acara di konser atau pertunjukan indoor
dengan kondisi cahaya yang minim, aturannya tetap sama. Berikut tips
untuk pengambilan gambar di malam hari seperti yang dikutip detikINET dari PCWorld, Senin (14/11/2011):
1. Kamera & Tripod
Hampir
semua digital kamera modern mampu membidik obyek pada malam hari dengan
baik. Pakailah mode manual exposure atau bila tidak ada, pilih mode
night scene. Plus, Anda harus memiliki tripod karena dengan exposure
yang memakan waktu beberapa detik, menstabilkan kamera menjadi poin
wajib. Disarankan juga untuk memakai self-timer atau remote control guna
memicu shutter.
2. Menangkap ...
Selengkapnya (1 komentar)
Jakarta - Night photography bisa menghasilkan
foto yang menawan. Dengan settingan yang tepat, foto yang memiliki
background gelap dan lampu jalan atau lampu gedung akan menjadi karya
yang menggugah hati.
Apapun obyeknya, membidik di malam hari
memang membutuhkan kemampuan dan teknis yang cukup. Pun juga jika Anda
ingin mengabadikan acara di konser atau pertunjukan indoor
dengan kondisi cahaya yang minim, aturannya tetap sama. Berikut tips
untuk pengambilan gambar di malam hari seperti yang dikutip detikINET dari PCWorld, Senin (14/11/2011):
1. Kamera & Tripod
Hampir
semua digital kamera modern mampu membidik obyek pada malam hari dengan
baik. Pakailah mode manual exposure atau bila tidak ada, pilih mode
night scene. Plus, Anda harus memiliki tripod karena dengan exposure
yang memakan waktu beberapa detik, menstabilkan kamera menjadi poin
wajib. Disarankan juga untuk memakai self-timer atau remote control guna
memicu shutter.
2. Menangkap ... Selengkapnya (1 komentar)
Senin, 12 Desember 2011 - 07:47:02 WIB | di baca 100x
"Pengguna kamera digital akan terlihat konyol bila masih saja
memakai mode M (Manual)," demikian dikatakan oleh Marrysa Tunjung Sari
atau akrab dipanggil Sasha di awal sesi workshop miliknya.
Namun
tentu saja pernyataan tersebut berlaku untuk kondisi-kondisi tertentu,
terutama untuk pemotretan jurnalistik di mana seorang fotografer tidak
boleh ketinggalan moment hanya karena terlalu lama melakukan pengaturan.
Hampir semua jajaran kamera sekarang sudah memiliki lightmeter, itulah
alasan yang dikemukakan atas pernyataannya tersebut. Dengan mode Av/A/F
(tergantung merk kameranya) atau Tv/S, pengguna kamera sudah mendapatkan
pengaturan yang lebih gampang.
"Para vendor kamera sudah
memperhitungkan banyal hal dengan menghadirkan mode-mode tersebut" papar
sosok yang dikenal dengan nama Twitter @poeticpicture ini lebih lanjut.
Dengan
Av, fotografer tinggal mengatur bukaannya, sedang shutternya akan
mengikuti secara otomatis. Kebalikan dengan ...
Selengkapnya (1 komentar)
"Pengguna kamera digital akan terlihat konyol bila masih saja
memakai mode M (Manual)," demikian dikatakan oleh Marrysa Tunjung Sari
atau akrab dipanggil Sasha di awal sesi workshop miliknya.
Namun
tentu saja pernyataan tersebut berlaku untuk kondisi-kondisi tertentu,
terutama untuk pemotretan jurnalistik di mana seorang fotografer tidak
boleh ketinggalan moment hanya karena terlalu lama melakukan pengaturan.
Hampir semua jajaran kamera sekarang sudah memiliki lightmeter, itulah
alasan yang dikemukakan atas pernyataannya tersebut. Dengan mode Av/A/F
(tergantung merk kameranya) atau Tv/S, pengguna kamera sudah mendapatkan
pengaturan yang lebih gampang.
"Para vendor kamera sudah
memperhitungkan banyal hal dengan menghadirkan mode-mode tersebut" papar
sosok yang dikenal dengan nama Twitter @poeticpicture ini lebih lanjut.
Dengan
Av, fotografer tinggal mengatur bukaannya, sedang shutternya akan
mengikuti secara otomatis. Kebalikan dengan ... Selengkapnya (1 komentar)




Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 
